From Victim to Victor (Part 2) by @BangWirzal - Pranala Magni Daya

From Victim to Victor (Part 2) by @BangWirzal

Sahabat, minggu lalu kita sudah membahas ciri-ciri seorang Victim yang hidupnya selalu di bawah garis. Masih ingat? Ya mereka sering sekali Blame – Excuse – Denial. Hidupnya tidak memberikan perbedaan apa-apa bagaikan tidur di BED terus. Jadi Anda mau hidup di atas garis atau di bawah garis? Bagi Anda yang belum sempat membacanya silahkan buka From Victim to Victor (Part 1) by @BangWirzal ya?

Kalau Anda memutuskan untuk menjadi orang yang berada di atas garis, mari kita sama-sama lihat ciri-cirinya. Brad Sugar, pendiri Action Coach International menjelaskannya sebagai berikut:

Ciri pertama dari orang yang hidup di atas garis adalah they take O W N E R S H I P. Ownership artinya apa? Rasa memiliki. Adakah diantara sahabat2 disini yang aslinya Sumatra Selatan? wong kito galo 🙂 nah di Sumatra Selatan sana ada sebuah sungai, namanya Musi.

Di sebuah desa yang dilewati sungai Musi, para penduduk masih mencuci di pinggir sungai. Seorang ibu mengajak putrinya bersama beberapa penduduk desa mencuci pakaian. Ketika sedang mencuci..tiba-tiba kaki sang putri di gigit BUAYA:” HAAAAAAP”eh kalo HAP itu cicak ya? hehe.

Pertanyaan saya, apakah Anda takut pada buaya? Jangan-jangan yang ga takut juga emang buaya…. hehehe

Sang putri digigit buaya….ibunya bagaimana? Takut atau berusaha menolong dan berjuang? Sebenernya dia takut, tapi rasa sayangnya lebih besar, rasa memilikinya lebih besar daripada rasa takutnya. Kalo kata Mba Mayang: “Demi cintanya pada anaknya, ia akan kehilangan takutnya pada buaya”.

Sahabat, berani bukan berarti ga punya takut. Berani adalah ketika kita takut, tapi kita lakukan juga yang terbaik untuk sesuatu yang lebih besar. Rasa sayang ibu tersebut membuat para penduduk yang mencuci yang tadinya juga takut tergerak membantu ibu dan putrinya. Dan BETULLL ADA 37 JAHITAN DI KAKI PUTRI TERSEBUT, tapi minimal dia tetap…HIDUP.

Apakah anda punya rasa memiliki, rasa sayang? Pada diri Anda sendiri? Pada keluarga anda? Pada teman anda? Rekan kerja anda? Kantor/perusahaan/organisasi anda? Pada bangsa dan negara anda? Jadi Ownership bukan hanya tentang memiliki, tapi rasa cinta dan sayang.

Kata-kata ownership juga bisa kita bagi jadi OWNER + SHIP. Anda adalah pemilik kapal, kapal paling kecil diri sendiri, lebih besar keluarga, lebih besar lagi sahabat, rekan kerja, pekerjaan anda, kapal bernama indonesia, anda juga pemiliknya, kapal bernama dunia juga. Apakah anda punya rasa memiliki, rasa sayang, rasa cinta, peduli pada ‘kapal-kapal’ anda?

Ciri ke dua orang yang hidup di atas garis adalah A C C O U N T A B L E. Accountable artinya dapat di andalkan. I can count ON you. Accountable ya bukan kantong tebel, tapi kalo kita jadi orang yang accountable, insya Allah kantong juga tebel. Karena bisa diandalkan ketika bilang kerjakan A dia akan kerjakan A, diminta kerjakan B dia akan kerjakan B. Ketika dia diminta kerjakan C tapi dia ga ngerti, ga bisa….kira-kira apa yang akan dia lakukan? Bang Sa’ad menjawab : “belajar dari yang sudah pernah melewatinya”. Yuph, orang accountable akan nanya, akan belajar, akan lakukan apapun yang perlu di lakukan agar bisa memenuhi kewajibannya. Mas Samsul menyimpulkan “Accountable = bisa pegang amanah”.

Ciri yang ketiga adalah R E S P O N S I B L E. Dalam bahasa Indonesia, tanggung jawab, udah harus nanggung, harus jawab lagi. Mba Dhian melihat dari sudut pandang yang lebih luas ” respon = respon…able = kemampuan…kemampuan memberikan respon yang tepat!”

Kalo tanggung jawab kayaknya berat, tapi kalo response + ability ini jadi pilihan yang luar biasa untuk kita. Kalo kata Kang Harri Firmansyah ” change your response, change your class”.

Begini teman, kalo misalnya anda dibilang bertanggung jawab atas kelaparan yang terjadi di somalia bagaimana? Jauh amat ya?

Tapi kalo kita ganti kata tanggung jawab dengan response + able, Kita bisa merespon dengan berbeda. Bisa jadi kita cuek, ga peduli. Bisa jadi kirim doa aja. Bisa jadi saat ini fokus pada tetangga dan keluarga kita dulu. Bisa jadi mau kirim sumbangan kesana. Bisa jadi mau ikut jadi relawan kesana. Any kind of response, many kind of choices. Nah respon yang tepat yang sesuai anda dengan nilai tertinggi anda adalah responsible anda.

Misalnya tanggung jawab tentang pemanasan global, bila kita ganti dengan response + able, kemampuan untuk memilih. Yaaa bisa aja kita ga peduli. Tapi kita bisa juga Hemat energi (listrik), Ga buang sampah sembarangan, Kurangi pemakaian plastik. That is response+able. Responsible=kemampuan untuk memilih… pillihlah response anda dengan tepat.

Jadi Ciri orang diatas garis apa saja? Ownership-Accountable-Responsible. Nah huruf-huruf pertamanya apa? OAR, artinya dayung.

Dayung ya? bukan gayung… apalagi kalo sambil goyang gayung…#loh

Kalo sudah punya dayung, anda perlu punya apa? Tadi udah ada ship nya? kapal paling kecil diri sendiri, lebih besar keluarga.

nah kalo dah ada kapalnya, terus perlu apa? OK, lautnya adalah Samudra kehidupan kita, nahkodanya diri kita. Sudah ada dayung, ada kapal, ada samudra, ada nahkoda. Tapi yang paling penting perlu apa? Guru kita tercinta Pa Jamil Azzaini mengingatkan: “Perlu Arah”. Tujuan dulu yang paling penting. Orang-orang yang hidup di atas garis mereka memiliki tujuan hidup yang jelas, bukan sekedar berada di B E D, tapi mereka menggerakkan dayungnya, O A R nya menuju tujuan hidupnya.

Kira-kira kalo ngedayung enakan sendiri-sendiri apa rame-rame? Kapal yang bernama keluarga, pekerjaan yuk kita dayung bersama. Satu kapal bernama TrainerLaris.com yuk kita dayung ke tujuan bersama kita rame-rame!!! Mas Dwi menyemangati: “kalo sama-sama dihadapinya jadi ringan”.

O-A-R ini adalah ciri-ciri orang yang di atas garis, disebut juga dengan VICTOR atau pemenang. Sekalipun dia lagi turun ke bawah, karena punya OAR, pasti naik lagi. Jadi Anda mau pilih hidup di bawah garis atau di atas garis??

Semoga kita semua bisa menjaga diri agar selalu di atas garis, kalaupun sedang terpuruk, sedang down, ingatlah bahwa kita bisa selalu MEMILIH untuk ada di atas garis.

Doa dan Cinta saya untuk Anda semua.

“Live Your Highest Value, Embrace Harmony”

Ngobrol yuk Follow @BangWirzal – Value Synergy Trainer – Owner EO and Training Provider: Pranala Magni Daya – #IndonesiaHarmony

HP / WhatsApp: 0816-1377-885 PIN BBM: 23 77 BD 91

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*