Minum Dulu Yuk by @BangWirzal - Pranala Magni Daya

Minum Dulu Yuk by @BangWirzal

Tahan dulu, puasa masih ada beberapa hari lagi. Jangan terburu-buru membatalkan puasa Anda dengan ajakan ini. Minum yang saya maksud adalah kosongkan gelas Anda.

Sahabat, saya yakin Anda adalah seorang pembelajar. Buku-buku yang Anda lahap penuh ilmu. Seminar-seminar yang Anda ikuti menginspirasi dan memperluas wawasan. Training-training yang memotivasi, menambah skill dan bahkan mengubah hidup Anda juga banyak. Tentu investasi leher ke atas ini tidak kecil bukan?

Salah seorang guru saya, Coach Antonius Arif mengingatkan bahwa sebaiknya minimal 10 persen dari penghasilan kita dikeluarkan untuk investasi leher ke atas ini. Agar kualitas hidup Anda semakin tinggi. Namun amat disayangkan kalau kita sudah menghabiskan uang, waktu, tenaga dan pikiran tapi tidak mendapatkan 100 persen.

Agar lebih mudah, bayangkan dua gelas bening berisi air. Air di gelas pertama mewakili semua pengetahuan yang Anda miliki. Semua ilmu, pengalaman, skill dan wawasan yang Anda pelajari dari kecil hingga sekarang. Sedangkan air di gelas kedua mewakili semua pengetahuan, ilmu, pengalaman, skill dan wawasan yang ingin dibagikan kepada Anda. Baik dari penulis buku melalui bukunya, dari pembicara dan trainer melalui seminar dan trainingnya. Kini, tuangkan air dari gelas kedua ke gelas pertama. Apa yang terjadi? Tumpah bukan? Kalaupun ada yang bisa diisi hanya sedikit.

Inilah yang terjadi kalau gelas kita sudah terlalu penuh. Jadi apa solusinya? Dibuang? NO, jangan dibuang. Kan sayang. Diminum saja sampai habis (PERINGATAN KERAS: APABILA ANDA MAU TES DENGAN GELAS DAN AIR BENERAN, HANYA SESUDAH ADZAN MAGHRIB BAGI YANG BERPUASA HEHEHE).

Apabila Anda meminum air Anda, apakah Anda kehilangan air tersebut? Sadari bahwa Anda tidak akan kehilangan pengetahuan yang Anda miliki kalaupun Anda mengosongkan gelas Anda. Tapi kalau ada satu ilmu dan pengetahuan yang bisa membuat Anda menjadi lebih baik karena Anda mengizinkan gelas Anda kosong, bukankah itu sebuah anugrah?

Lalu kalau gelas Anda kosong, bukankah Anda bisa mendapatkan sebanyak-banyaknya? Nanti setelah selesai, baru Anda bisa memfilter, memilah dan memilih. Apabila hal tersebut baik untuk Anda silahkan Anda gunakan, apabila Anda kurang cocok dengan hal tersebut ya tidak perlu Anda pakai. Keputusan tetap di Anda.

Ingatlah bahwa terkadang ilmu bukanlah sesuatu yang baru, tapi juga bisa bersifat mengingatkan. Kalaupun yang dipelajari adalah sesuatu yang Anda sudah tahu, katakan saja dalam hati “Hmm menarik juga pandangan dia” atau “Terima kasih sudah mengingatkan saya”. Anda akan mendapatkan kesempatan untuk belajar lagi dan memperluas sudut pandang Anda.

Guru kita semua Pa Jamil Azzaini selalu menegaskan, tabiat ilmu seperti air, dia turun ke tempat yang lebih rendah. Izinkanlah dengan kerendahan hati kita untuk mengosongkan gelas (wadah) untuk diisi ilmu tersebut. Minum dulu Yuk!. Do’a dan Cinta saya untuk Anda semua!

“Live Your Highest Value, Embrace Harmony”

Belajar bareng Yuk! Ikuti Training Self Awareness: WISE-Q Angkatan 29, 16-17 Agustus 2014 bersama Saya. Info lebih lanjut: Doddy 02170311605

Ngobrol yuk, Follow Saya @BangWirzal – Value Synergy Trainer – Owner PT Pranala Magni Daya – #IndonesiaHarmony

HP/WA 08161377885 -Pin BB 2377BD91

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*