Menjadikan Anggota Tim Menjadi Lebih Produktif

Menjadikan Anggota Tim Menjadi Lebih Produktif

Ketika produktivitas melambat, ada kecenderungan alami untuk menyalahkan karyawan. Manajer menganggap staf mereka tidak bekerja cukup keras atau kurang motivasi. Mereka biasanya mencoba menyelesaikannya dengan pendekatan seperti, mengusulkan lebih banyak insentif atau lebih banyak konsekuensi.

Padahal manajer mungkin tidak menyadari masalah produktivitas mereka sebenarnya berasal dari perilaku mereka sendiri sebagai pemimpin.

Ketika karyawan kurang percaya pada manajemen perusahaan dan kemampuannya untuk mencapai tujuan, maka tingkat produktivitas akan menurun. Sebuah studi  tentang eksekusi strategi mengungkapkan lebih dari separuh karyawan percaya ada kesenjangan antara strategi perusahaan mereka dengan kemampuan mereka untuk mengimplementasikannya secara efisien. 64 persen dari responden tidak percaya kesenjangan bisa dihilangkan.

Tenaga kerja yang lebih produktif akan memiliki dampak langsung pada kemajuan bisnis Anda. Ketika staf Anda semua produktif, Anda akan melihat peningkatan kepuasan, tingkat retensi yang lebih tinggi, dan konflik yang lebih sedikit.

Meningkatkan produktivitas dimulai dengan mengembalikan kepercayaan diri karyawan pada kemampuan perusahaan Anda untuk menyelesaikan berbagai hal. Berikut adalah lima langkah yang dapat Anda ambil untuk memberdayakan karyawan agar lebih produktif.

  1. Bagikan Rencana Strategis di Organisasi Anda

Ketika karyawan memiliki rencana tindakan yang dijabarkan dengan jelas, mereka dapat menavigasi tanggung jawab harian mereka secara lebih efisien. Rencana yang kuat harus:

  • Identifikasi tantangan potensial sejak dini
  • Cegah penundaan atau hambatan operasional
  • Hindari upaya yang tidak perlu
  • Bantu karyawan mengatur tugas mereka

Semua departemen dalam organisasi Anda harus dilibatkan dalam mengembangkan rencana ini dan memiliki pemahaman yang jelas tentang bagian mereka agar pelaksanaannya yang efektif.

  1. Menginspirasi dan Komunikasi Terbuka

Karyawan paling produktif ketika mereka merasa dihargai dan dihormati oleh perusahaan mereka.

Itu berarti pemimpin harus menerima semua feedback, baik positif atau negatif. Dorong karyawan untuk berbicara tentang keberhasilan dan kegagalan mereka tanpa takut akan penilaian tentang disiplin.

Manajemen sebaiknya menggunakan sistem penghargaan untuk kinerja teladan dan kritik konstruktif untuk kinerja yang memerlukan perbaikan. Dalam lingkungan yang menumbuhkan komunikasi terbuka, isu-isu potensial menjadi perhatian manajemen yang harus diselesaikan lebih cepat, di mana mereka dapat kelar sebelum tumbuh menjadi masalah yang lebih besar. Ini memungkinkan tim untuk fokus menyelesaikan pekerjaan tanpa inefisiensi atau masalah yang sering mengganggu. Hal ini juga meningkatkan kerja sama dan mengurangi konflik.

  1. Secara Berkala Memantau Kemajuan

Buatlah kegiatan rutin untuk memastikan semua orang memahami apa yang seharusnya mereka lakukan dan bagaimana itu harus dilakukan.

Kuncinya adalah memonitor tanpa berlebihan. Membuat pemantauan memajukan aktivitas yang konstruktif dan memberdayakan dengan meminta karyawan membantu mengembangkan sistem untuk mengukur kinerja.

  1. Dorong Karyawan untuk Terhubung

Produktivitas berjalan bersamaan dengan komunikasi dan kolaborasi. Rencanakan kegiatan diluar pekerjaan, seperti; outbound, gathering, acara makan siang dan acara di luar kantor lainnya untuk mendorong interaksi antar karyawan di semua departemen.

Beberapa kantor seperti Google memiliki ruang latihan atau meja biliar di ruang bersama yang mendorong karyawan untuk terhubung saat istirahat. Anda bisa mencoba berbagai cara untuk membangun sebuah koneksi.

Membangun hubungan di luar kantor meningkatkan kerja tim di tempat kerja, yang akan berdampak positif terhadap produktivitas.

  1. Hilangkan Aktivitas Yang Kurang Efektif

Jika suatu tugas tidak secara langsung memengaruhi produktivitas, penjualan, kualitas, atau keamanan, ada kemungkinan besar bisa dihilangkan. Menghilangkan aktivitas atau tugas yang tidak berdampak pada tujuan organisasi akan membebaskan waktu dan energi yang semestinya dihabiskan untuk prioritas yang lebih penting.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*