Mengatasi Konflik di Lingkungan Pekerjaan - Pranala Magni Daya

Mengatasi Konflik di Lingkungan Pekerjaan

hunger-413685_1280Sahabat, Anda tentu memiliki aktivitas rutin sehari-hari. Bagi Anda yang sudah bekerja, maka atasan, rekan kerja dan juga tim Anda adalah orang-orang yang akan sering berinteraksi dengan Anda. Kalau Anda adalah seorang pengusaha maka supplier, vendor, klien, partner dan pegawai Anda tentu sering sekali Anda temui. Kita semua sebagai manusia tidak akan bisa hidup tanpa orang lain. Kita adalah makhluk sosial. Interaksi bersama atasan, rekan kerja, sahabat, adalah hal mutlak.

Pertanyaannya adalah, apa hal yang dianggap buruk yang bisa (dan biasanya sering) terjadi apabila kita menjalani hubungan dengan orang lain dalam hidup kita? KONFLIK! Tentu banyaknya pemikiran dan perasaan serta tujuan atau prioritas yang berbeda-beda antara Anda dan orang lain dalam hidup yang berpotensi menimbulkan konflik.

Setiap Orang memiliki konflik baik yang disadari maupun tidak, baik yang disengaja maupun tidak. Apabila tidak memiliki NILAI tertinggi yang dijalankan untuk mengatasi konflik tersebut, dia akan bingung untuk berbuat apa, bahkan reaksinya pun bisa acuh atau menghindar.

Maka di pekerjaan seseorang sulit untuk bekerja sama, tidak memiliki rekan yang mau membantunya, dijadikan kambing hitam oleh atasannya bahkan diacuhkan bawahannya, karirnya mentok. Konflik sebetulnya adalah hal yang baik, karena itu adalah sarana agar kita dapat menguatkan hubungan kita dengan orang lain. Konflik-konflik ini bisa membuat kehidupan tidak nyaman, apalagi ketika kita tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Nah, hari ini kami ingin berbagi cara mengatasi konflik di lingkungan kerja, antara lain adalah:

  1. Menghadapinya, jangan biarkan konflik tersebut hingga berlarut-larut karena akan semakin sulit untuk menyelesaikannya.
  2. Bicara baik-baik., saat menghadapi rekan kerja yang bermasalah dengan Anda, sebaiknya bicaralah dengan nada tenang, sopan, dan rasional. Hal tersebut tentunya akan menghasilkan sebuah solusi yang baik juga.
  3. Menghargai pendapat, Anda perlu bisa mendengarkannya pendapat kawan bicara Anda. Berikan kesan bahwa Anda tertarik dan mau mendengarkan apa yang dikatakannya. Setelah itu, Anda perlu bersikap senetral mungkin untuk menghindari konflik yang lebih besar dan berlanjut.
  4. Bersikap tenang, sebaiknya Anda juga tetap bersikap tenang saat menghadapi rekan kerja yang bermaslalah. Anda perlihatkan bahasa tubuh, ekspresi, dan nada bicara yang baik saat menghadapinya. bersikaplah tegas, namun tidak menyerang saat menghadapi rekan kerja yang bermasalah itu.
  5. Mengajak berdamai, Menjalani hidup damai tentunya akan membuat diri kita merasa bahagia. Untuk itu, ajaklah rekan kerja Anda yang bermasalah itu untuk berdamai. Anda juga fleksibel jika rekan kerja menginginkan beberapa syarat tertentu.
  6. Meminta bantuan, Jika cara di atas masih kurang berhasil, Anda bisa mulai meminta bantuan pada rekan lainnya atau atasan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi. Jelaskan permasalahan apa yang sedang terjadi. Dengan meminta bantuan kepada rekan lain atau atasan, mungkin konflik ini akan cepat terselesaikan.

Apabila Anda ingin lebih mampu mengatasi Konflik baik di lingkungan pekerjaan, keluarga bahkan dengan diri sendiri, Ikuti VALUE AWARENESS TRAINING ANGKATAN 36 tanggal 28-29 Januari 2017, hubungi Aziz 0812-876-100-88.

Semoga Sahabat semua mampu menghidupkan NILAI terbaik dan mengatasi konflik agar lebih produktif ya.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*