Jerit Tangis di Asrama

Jerit Tangis di Asrama

Salah satu bangunan di Universitas Lapis, Stockholm, Swedia menjadi horor. Setiap selasa tepatnya jam 10 malam, akan terdengar jeritan dan tangisan dari dalam asrama.

Mengerikan bukan?

Jangan-jangan Asramanya angker? Atau ada seorang psikopat berkeliaran?

Ternyata teriakan tersebut berasal dari para mahasiswa yang stress dengan berbagai kegiatan atau tugas perkuliahan.

Kegiatan ini menjadi sarana melepas penat para mahasiswa. Entah sejak kapan tradisi ini dimulai, namun aksi teriakan dan tangisan ini diizinkan loh walau hanya seminggu sekali. Hal ini membuktikan betapa pentingnya melepaskan emosi. Lalu, bagaimana kondisi orang yang tidak pernah melepaskan emosi?

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Psychosomatic Research menemukan bahwa memendam emosi dapat meningkatkan risiko kematian karena penyakit jantung dan juga kanker (Chapman, et al., 2013). Penelitian ini juga turut membuktikan penelitian sebelumnya yang menghubungkan antara emosi negatif, seperti marah, cemas, dan depresi, dengan pengembangan dari penyakit jantung (Kubzansky dan Kawachi, 2000).

Lalu, bagaimana cara melepas emosi negatif?

Ada banyak cara untuk melepaskan (releasing) e-neg2 alias emosi dan energi negatif ini. Releasing bisa dilakukan oleh diri sendiri seperti berteriak di alam luas, misalnya di pantai, dengan bantuan psikolog dalam sesi terapi atau dengan mengikuti training pengelolaan emosi.

Salah satu langkah yang akan kita praktekkan bersama dalam  Value Awareness Training adalah Make Peace With Your Past . Berdamai dengan masa lalu bukan berarti kita melupakan, tapi kita memaafkan, menerima, mengambil pembelajaran dan melepaskan e-neg2 nya agar kita dapat menemukan Nilai terbaik kita.

Kapan ada lagi trainingnya?

VAT batch 42
22-23 September 2018
Gran Whizz Hotel, Lebak Bulus

Daftar ke Dewa sekarang di 082216228083
atau klik
bit.ly/InfoVATbatch42 !

Sahabat pranala, yuk lepaskan e-neg2mu, sampai jumpa di Value Awareness Training batch 42 nanti!!

Source: travel.detik

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*