Diam bukan berarti Emas by @BangWirzal - Pranala Magni Daya

Diam bukan berarti Emas by @BangWirzal

Diam adalah Emas, kata-kata mutiara ini telah saya dengar sejak SD, entah dari guru, orang tua ataupun buku-buku. Kalimat ini menjadi jargon dan kalo mau jujur, bisa jadi masuk ke begitu banyak telinga anak tanpa difilter, tanpa mengetahui batasan contextnya, langsung menuju alam bawah sadar dan menjadi sebuah limiting beliefs.

Akibatnya banyak orang yang merasa tidak perlu bicara, lebih baik diam saja, toh emas kan? Tapi apa yang terjadi bila dalam sebuah tim hanya diam-diaman? Saya pernah menonton siaran langsung sepakbola tim nasional Indonesia, dan samar-samar terdengar teriakan pelatih “BICARA! BICARA!” . Dalam sebuah acara realtiy show Masterchef juga sang juri, Gordon Ramsay, selalu marah-marah ketika tidak ada komunikasi. Bagaimana kalo antara suami istri atau orang tua dan anak tidak ada yang bicara? Kira-kira keluarga itu seperti apa ya?

Almarhumah guru saya, Ibu Linda Saptadji pernah menjelaskan ke saya bahwa ada sebuah jurnal psikologi tentang penelitian “Diam bukan berarti Emas”. Diteliti orang-orang yang baru saja terkena PHK, dan akhirnya terkumpul dalam 3 kelompok. Kelompok pertama adalah yang tidak mau bicara apapun tentang PHKnya, bahkan terkesan merasa baik-baik saja, cenderung menyalahkan orang lain sebagai penyebab PHK. Kelompok kedua adalah orang-orang yang betul mereka bercerita tentang PHK yang dialami, tapi semuanya dikatakan tanpa emosi, tanpa penyesalan, tanpa pengharapan, datar saja. Dan kelompok ketiga adalah orang-orang yang bercerita dengan sepenuh hati, mau introspeksi dan walaupun menyakitkan hati mengambil hikmah dari PHKnya. Selain itu mereka penuh harap untuk mendapatkan pekerjaan baru, segera, agar dapat menghidupi keluarganya. Kira-kira kelompok mana yang akhirnya lebih cepat mendapatkan pekerjaan kembali? Saya yakin sahabat semua tahu jawabannya.

Sahabat, Diam bukan berarti Emas, apalagi kalo ada beban berat yang mengganggu anda. Pasti ada seseorang yang bisa anda jadikan tempat curhat untuk melegakan hati. Diam bukan berarti Emas, masa kita akan diam saja ketika kita tahu ada hal buruk yang sedang terjadi, misalnya kita tahu teman kita sedang terjerumus ke narkoba lalu kita memilih diam saja? Diam bukan berarti Emas, ilmu yang bermanfaat yang bisa anda bagikan jadi sia-sia kalau hanya diam.

Bicaralah, tentunya dengan isi dan cara yang berkualitas emas atau bahkan berlian. Kalau Anda mau meningkatkan kualitas bicara Anda maka WannaBeTrainer, TrainerBootcampNContest dan TrainerLaris.com ini adalah tempat yang tepat.

Bicaralah, dari hati dan sepenuh hati Anda!

Bagi Anda yang berminat mengikuti pelatihan saya, Value Awareness Training, batch ke-32 akan dilaksanakan tanggal 28-29 Maret 2015. Silakan hubungi Hadi di 0812 777 88 721 untuk pendaftaran.

“Live Your Highest Value, Embrace Harmony”

Ngobrol yuk Follow @BangWirzal

– Value Synergy Trainer – Owner EO and Training Provider: Pranala Magni Daya

HP / WhatsApp: 0816-1377-885

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*