Carilah ke Dalam by @BangWirzal - Pranala Magni Daya

Carilah ke Dalam by @BangWirzal

Suatu hari seorang Raja dalam perjalanan pulang setelah berpesiar untuk melihat pembangunan di negeri seberang. Sebelum kembali ke kerajaannya, mampirlah ia di sebuah rumah. Raja ini selalu rendah hati untuk belajar dari seorang bijak yang agak ‘nyeleneh’ kalo bukan gila. Abu Nawas namanya.

Sesampainya di rumah Abu Nawas, sang Raja meminta semua ajudannya pergi. Dia ingin menemuinya sendiri. Ketika mengetuk pintu. Tak ada yang menyahut. Terus berkali-kali…tanpa balasan. Ketika Raja memaksa buka, ternyata pintu tidak dikunci.

Masuk ke dalam rumah, Raja melihat rumah tersebut gelap sekali. Walau di luar terang matahari menyinari, tapi seluruh jendela dan pintu ditutup. Baru setelah Raja membiarkan pintu depan tetap terbuka, sinar menyeruak dan ternyata tidak ada siapa-siapa disana.

Raja pun berpikir ‘mungkin guruku ini sedang ke luar kota’ (ngasih training kaya Pa Jamil hehehe) tapi pada saat hendak keluar, dia melihat secarik kertas yang menempel di belakang pintu masuk. “Kepada yang mencariku, aku ada di halaman belakang”, tertulis di kertas tersebut.

Segeralah Raja membuka pintu belakang dan dia melihat Abu Nawas sedang merangkak-rangkak di tanah. Matanya melirik kesana kemari, sesekali stop dan menggeleng-gelengkan kepala. Raut wajahnya terlihat sedih dan kesusahan seolah tidak ada lagi harapan.

‘Wahai guruku Abu Nawas, sedang apakah engkau? Adakah yang bisa kubantu?’ Tanya sang Raja.

‘Aku kehilangan perhiasanku nih, tolong bantu cariin donk’ jawab Abu Nawas tanpa peduli bahwa yang bertanya adalah Rajanya.

Raja ikut membantu mencari-cari perhiasan tersebut di halaman belakang yang luas itu sampai kotor pula baju besarnya dipakai merangkak di tanah. Dia pun bertanya detail bak seorang coach untuk mengetahui seperti apa perhiasan milik Abu Nawas. Sampai akhirnya pada satu pertanyaan ‘Memangnya hilang dimana perhiasanmu wahai guru?’

‘Hilang di dalam rumah!’ jawab Abu Nawas ketus, sambil masih mencari-cari di halaman belakang.

Sang Raja hampir saja keselek mendengar jawaban itu, bersabar dan bertanya lagi ‘Lalu kenapa engkau mencarinya di halaman belakang?’

‘Karena di dalam gelap’ Abu Nawas menoleh dan tersenyum pada muridnya itu dan seketika itupun sang Raja paham maksud gurunya.

Sahabat, mungkinkah kita selama ini mencari kebahagiaan di luar? mencari ketenangan di luar? bahkan mencari Tuhan juga di luar? Padahal mungkin yang perlu Anda lakukan adalah stop sejenak dan mencari ke dalam.

Apabila Selasa, 26 Agustus 2014 jam 20.00 WIB Anda memiliki waktu juga untuk stop sejenak, mari belajar bersama di kuliah ONline TrainerLaris bersama saya, dengan tema : From Victim To Victor

Sahabat, Izinkanlah diri Anda untuk mencari kebahagiaan sejati ke dalam diri Anda. Doa dan Cinta saya untuk Anda semua.

“Live Your Highest Value, Embrace Harmony”

Ngobrol yuk Follow @BangWirzal – Value Synergy Trainer – Owner EO and Training Provider: Pranala Magni Daya – #IndonesiaHarmony

HP / WhatsApp: 0816-1377-885 PIN BBM: 23 77 BD 91

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*