Bagaimana Mengelola Seseorang (Karyawan) Yang Defensif ?

Bagaimana Mengelola Seseorang (Karyawan) Yang Defensif ?

Sikap defensif adalah sebuah sikap bertahan. Dalam dunia kerja kata defensif ini sendiri merupakan kata yang biasanya dipakai atau dimaksudkan untuk bertahan. Dilansir dari cracked.com, sikap defensif ini bisa muncul ketika seseorang terbukti melakukan kesalahan tetapi tidak mau mengakui kesalahan tersebut.

Jika Anda seorang manajer, salah satu peran manajer adalah Mengorganisasi tugas, mengkoordinasi, dan mengatur peran setiap karyawan.

Untuk mencapai itu, ya, Anda harus mengenali kekuatan masing-masing karyawan Anda dan membangun mereka. Tetapi, Anda juga perlu untuk mengatasi kelemahan mereka, sehingga mereka bisa mandiri.

business-3574517_640

3 Langkah Strategi untuk mengelola karyawan defensif:

Tantangan mengelola karyawan defensif adalah mereka tidak mengambil umpan balik yang baik. Untuk mendapatkan melalui itu, McLeod menunjukkan memberikan defensif karyawan umpan balik yang menggunakan proses tiga langkah.

1. Mulai dengan pujian.

Hal ini akan membuat percakapan mengalir lebih lancar.

Lisa Earle McLeod Instruktur Pembinaan Karyawan, mengatakan “Memulai percakapan dengan pujian bisa membuat orang tidak menjadi defensif dan memungkinkan mereka untuk menjadi pendengar yang lebih baik,”

2. Memberikan (ilustrasi) contoh yang baik.

Sebagai seorang pimpinan atau manajer Anda bisa mengutip contoh karyawan yang baik. Misalnya, seorang staf copywriter yang selalu membuat kalimat-kalimat email yang bagus dan menarik untuk para klien. Atau Anda bisa memberi contoh lain seperti, seorang staf yang selalu mengerjakan tugas tepat waktu dan teliti sehingga pekerjaannya selesai dengan baik dan Ia mendapatkan reward dari perusahaan.

3. Berakhir dengan catatan yang positif.

Setelah memulai dengan pujian, memberikan contoh yang baik, kemudian kita mengakhiri percakapan dengan catatan positif.

Mengakhiri percakapan dengan berterima kasih kepada seseorang yang defensif akan membuat sebuah pembinaan menjadi lebih terbuka. Ucapan terima kasih akan membuat karyawan merasa lebih baik dan dapat memotivasi mereka. Dalam menghadapi karyawan yang defensif kita sebagai seorang manajer wajib memiliki rencana yang jelas dan mau membantu mereka untuk lebih sportif lagi.

Pranala

Sources: LinkedIn dan dari berbagai sumber

Photo: Pixabay

 

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*