Ada atau Tidak Ada, Sama Saja - Pranala Magni Daya

Ada atau Tidak Ada, Sama Saja

Sahabat tersayang, apakah Anda memiliki teman-teman, keluarga atau komunitas yang sekitar 3 atau 4 bulan sekali Anda bertemu dengan mereka? Bisa jadi itu dalam acara arisan, reunian, atau memang ada acara terjadwal yang mana Anda bisa bercengkerama lagi dengan sahabat atau keluarga besar Anda tersebut? Saya yakin jawaban Anda adalah IYA.

Nah, kira-kira, kalo misalnya Anda berhalangan hadir dalam acara ketemuan tersebut, bisa jadi karena Anda sakit (misalnya loh, saya doakan Anda sehat dan semakin fit setiap harinya), tapi tidak ada di antara teman Anda atau keluarga Anda yang mencari, merasa kehilangan atau menanyakan Anda, bagaimana perasaan Anda? Sedih? Sakit? Kecewa? Bisa jadi Anda ADA atau TIDAK ADA dalam acara tersebut dirasakan SAMA SAJA oleh teman-teman atau keluarga Anda. Mungkin Anda tidak pernah berkontribusi, mungkin Anda kalaupun datang biasanya hanya menyendiri di belakang,atau mungkin Anda tidak memiliki hubungan emosional yang dekat dengan mereka. Saya hanya ingin mengingatkan kita semua, khususnya saya pribadi untuk introspeksi diri.

Tenang sahabat, itu masih mending. Ada juga yang ketika dia tidak datang, maka yang lainnya malah gembira, bersyukur. “Alhamdulillah dia ga jadi dateng, kalo dateng malah bikin rusuh, mengeluh mulu ehhh ujung-ujungnya minjem duit” celetuk seseorang. He he he, Saya yakin itu bukan Anda. Tapi ada kisah sebuah keluarga yang ketika sang ayah meninggal dunia, keluarga itu malah berpesta. Karena sang ayah selalu menyakiti, kasar dan tidak bertanggung jawab pada keluarganya. Saya tidak mendukung ayah tersebut. Pun tidak juga membenarkan respon keluarganya. Tapi dapatkah Anda mengambil hikmah dari kejadian ini? Apakah kita ingin menjadi seseorang yang kehadirannya malah menjadi bencana dan musibah untuk yang lain?

Bukankah yang Anda inginkan adalah ketiadaan Anda selalu dirindukan, dan hadirnya Anda menjadi berkah buat sesama? Pastikanlah Anda memberi nilai, membuat hubungan emosional dan juga berkontribusi dalam setiap kesempatan.

Baru-baru ini saya bergabung dengan sebuah komunitas trainer. Belum juga bertatap muka dengan seluruh anggotanya, saya sudah mendapatkan kesempatan untuk ada dalam grup WhatsApp komunitas tersebut. Sebagai seorang newbie, saya memperkenalkan diri, ikut memberi komentar dan melakukan yang terbaik agar aktif di grup tersebut. Sampai satu ketika saya face to face dengan salah satu anggotanya, seorang ibu yang cantik mulia. Beliau berkata : “Mas Wirzal, kita sudah berkenalan di dunia maya, akhirnya bertemu di dunia nyata. Sejak Mas Wirzal masuk, grup WhatsApp kita jadi ramai lagi loh”. Dalam hati saya hanya berharap, mudah-mudahan saya memberikan nilai tambah, bukan akan ditendang keluar dari grup karena terlalu berisik hehehe. Doa dan cinta saya untuk Anda semua.

Salam Sukses Mulia – AYO RUARR BIASAAA!!!

@BangWirzal – Self Awareness Coach – Pranala Magni Daya -#IndonesiaCerdas

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*